Telur Columbus

telur columbus, momen inspirasi - delapina property gading serpong

Dalam hidup sering dikatakan seseorang lebih sering menjiplak daripada menemukan atau menciptakan. Itulah sebabnya ada guyonan yang mengatakan, “Ketika kita kembali ke surga, Tuhan akan menegur kita karena otak kita masih tampak baru dan jarang dipakai karena selama ini di dunia ada banyak orang yang malas berpikir.”

Ada cerita kecil di balik kesuksesan Columbus menemukan Benua Amerika. Colombus menjadi sangat terkenal dan diagung-agungkan oleh raja dan seluruh rakyat. Colombus pun diangkat menjadi bangsawan kehormatan kerajaan. Kepopuleran Colombus membuat beberapa orang iri.

Suatu kali pada perjamuan makan, hampir semua tamu undangan mengagumi dan mengakui kehebatan Colombus yang berhasil menemukan Benua Amerika. Namun, beberapa orang yang iri dengan sinis berkata, “Apa hebatnya ia? Itu hanya kebetulan. Setiap orang juga bisa melakukan hal itu.”

Sang penemu tersenyum dengan wajah yang sangat bijaksana, lalu bertanya dengan nada menantang, “Mari kita bertanding untuk membuktikan siapa yang lebih baik. Jadi, siapa yang bisa membuat telur-telur rebus itu berdiri, ialah orang yang terbaik dan semua gelar, juga kekayaanku akan kuserahkan kepadanya.” Mereka yang dengki atas keberhasilan Colombus segera menerima tantangan ini.

Dengan usaha mati-matian, mereka berusaha membuat telur berdiri. Namun, usaha keras ini tidak membuahkan hasil yang mereka harapkan; dapat dibayangkan, permukaan telur yang licin ditambah bentuk telur yang bundar membuat usaha ini sia-sia. Akhirnya mereka menyerah.

Tiba saatnya Colombus harus menunjukkan usahanya untuk membuat telur-telur itu berdiri. Colombus mengambil telur rebus itu. Dengan satu tangan ia memegang telur itu dengan posisi berdiri kemudian dengan tangan yang lain Colombus menekan telur rebus itu ke meja shingga ujung bawah telur menjadi remuk, tidak lonjong lagi. Telur itu bisa berdiri tegak diatas meja. Melihat hal itu, orang-orang yang iri dengan sinis berkata, “Ah, kalau caranya seperti itu kami juga bisa membuat telur rebus itu berdiri.” Dengan bijak dan sambil tersenyum, Colombus berkata. “Kalau begitu, mengapa Anda tidak melakukannya?”

Memang tindakan Colombus ini sangat sederhana, tetapi untuk menemukannya dibutuhkan waktu untuk berpikir.

Read More Posts from Momen Inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *