Badai Petir

Badai Petir

Sering kali alam mengajarkan sesuatu yang hebat kepada kita dengan cara sederhana, tetapi dampaknya luar biasa. Suatu kali, Jawatan Cuaca Nasional mengeluarkan satu imbauan, khususnya bagi mereka yang sering berpegian atau berjalan di tempat atau lapangan terbuka.

Apabila tiba-tiba ada badai petir, ketika petir saling menyambar silih berganti, janganlah lari. Tetaplah tenang di tempat kita terjebak badai petir, dan lakukanlah langkah-langkah berikut:

  1. Berlutut
  2. Dorong tubuh ke depan serendah mungkin
  3. Letakan tangan diatas lutut.

Tujuannnya adalah agar kita tidak menjadi konduktor yang menyalurkan listrik ke bumi.

Sekalipun demikian, keberhasilan pengamanan maksimum akan sangat tergantung seberapa rendah posisi tubuh kita. Bukankan ini contoh sederhana yang sangat menakjubkan, bukan?

Cara yang sama juga perlu kita lakukan saat menghadapi “badai kehidupan”. Berlututlah, rendahkan diri, makin rendah makin baik, dan berdoalah.

Rendahkan diri kita karena Tuhan membenci orang yang sombong dan mengasihi orang yang rendah hati. Angin akan menerpa lebih keras pada bagian pohon yang lebih tinggi. Merendahkan diri bukanlah tindakan bodoh; melalui sikap dan tindakan merendahkan diri, banyak kesulitan hidup dapat kita atasi. Percayalah!

Apa yang kamu pelajari dari momen inspirasi saat ini? Ketik & bagikan ceritamu di bagian komentar.

Read More Posts from Momen Inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *