Aborsi

Sebuas-buasnya seekor singa, mereka tidak akan pernah memakan anaknya sendiri. Sebuas-buasnya seekor beruang, mereka tidak akan membunuh anaknya sendiri. Jika binatang saja tidak akan memakan anaknya sendiri, apalagi manusia. Saat diciptakan Tuhan, manusia dilengkapi dengan akal budi dan perasaan, bahkan dipenuhi kasih … luar biasa. Inilah yang menjadikan manusia sebagai ciptaan paling sempurna. Akan tetapi, gambaran yang indah dan mulia ini tiba-tiba rusak ketika saya mendengar banyak ibu rela membunuh bayi yang ada dalam rahimnya.

Surabaya (ANTARA News) – Kendati dilarang, baik oleh KUHP, UU, maupun fatwa MUI atau majelis tarjih Muhammadiyah, praktik aborsi (pengguguran kandungan) di Indonesia tetap tinggi dan mencapai 2,5 juta kasus setiap tahun. Dari penelitian WHO, diperkirakan 20-60% aborsi di Indonesia dilakukan dengan disengaja (included arbotion). Penelitian di 10 kota besar dan enam kabupaten di Indonesia memperkirakan 50% dari sekitar 2 juta kasus aborsi terjadi di perkotaan. Kasus aborsi di perkotaan dilakukan secara diam-diam oleh tenaga kesehatan (70%), sedangkan di pedesaan dilakukan oleh dukun (84%). Pasien aborsi terbanyak berusia 20-29 tahun.

Dalam kebisuan yang dipenuhi sejuta tanya, saya teringat kembali akan satu kata dalam bahasa Yunani “astrogoi”, yang artinya “tidak dapat mengasihi, dan berdamai, karena ia tidak pernah dikasihi.” Saya tetap sulit menerima kenyataan bahwa ada ibu yang tega membunuh anaknya sendiri. Mengapa mereka melakukan itu? Mungkin ada banyak alasan yang menjepit ibu muda tersebut sehingga ia melakukan aborsi, tetapi seharusnya tidak demikian. Atau mungkin, bisa saja mereka termasuk dalam generai astorgoi, yaitu mereka yang “tidak dapat mengasihi” sehingga tega mengorbankan anak demi nama baik atau kebahagiaannya.

Apa yang kamu pelajari dari momen inspirasi saat ini? Ketik & bagikan ceritamu di bagian komentar.

Sumber : Buku Momen Inspirasi oleh Andreas Nawawi

Read More Posts from Momen Inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *