Anak – Anak Pemberontak

Momen Inspirasi : Anak - Anak Pemberontak

Siapakah ANAK – ANAK PEMBERONTAK? Tahukah Anda?

Saat ini di seluruh dunia, pelaku tindak kejahatan usianya semakin muda. Jika dulu mereka yang melakukan tindakan kriminal berusia di atas 20 tahun. Saat ini, banyak ditemukan bahwa sejak berusia belasan tahun orang sudah terlibat dalam tindak kriminal. Banyak pengedar obat bius dalam skala besar adalah mereka yang berusia belasan tahun, mereka bersenjata dan dengan mudah kita dapati di banyak kota besar di Amerika, Kanada atau lainnya. Memang benar mereka dipilih oleh gembong obat bius karena mereka masih di bawah umur. Jadi apabila tertangkap, mereka akan mendapat hukuman ringan.

Akan tetapi, tentu tidak semua anak remaja mau melakukan pekerjaan itu. Hal yang menarik adalah ternyata hampir semua pelaku kejahatan itu lahir dari keluarga yang tidak menghargai dan mencintai. Mereka adalah anak-anak jalanan yang bertumbuh besar di jalan. Bagi mereka, keberadaan orang tua nyaris tidak ada gunanya.

Inilah penyebab utama anak-anak ini menjadi pemberontak. Mereka tidak pernah dihargai dan dicintai oleh orang tua mereka. Dalam bahasa Yunani, kelompok ini disebut “astorgoi”, yang berarti “tidak dapat mengasihi”. Memang mereka dikenal sadis, seperti tidak mempunyai belas kasihan. Tampaknya anak-anak seperti ini mungkin juga ada di sekeliling kita. Mereka bersikap seperti itu bukan karena film, pergaulan atau apapun, melainkan karena orang tua mereka.

Kata “astorgoi” memiliki arti lain, yaitu “tidak pernah dikasihi”; bagaimana mungkin mereka bisa mengasihi apabila mereka tidak pernah dikasihi? Tanpa cinta kasih, setiap orang akan menjadi makhluk yang egois dan sadis.

Apa yang kamu pelajari dari momen inspirasi saat ini? Ketik & bagikan ceritamu di bagian komentar.

Sumber : Buku Momen Inspirasi oleh Andreas Nawawi

Read More Posts from Momen Inspirasi

7 thoughts on “Anak – Anak Pemberontak

  1. Chandra Reply

    Tanpa Cinta Kasih Manusia akan menjadi mahluk yang egois dan sadis. Kalau kita tidak menerima kasih itu maka jadilah kepanjangan tangan Kasih untuk orang yg membutuhkan karena kasih yg kita berikan juga akan kembali ke kita lagi karena apa yg kita tabur itu yg akan kita tuai..

  2. Audi Hambali Reply

    Peranan orang tua semakin pudar di hari-hari ini, bahkan semua nya merasa semakin sibuk dengan pekerjaan. Padahal kenyataan sebagai seorang provider hanya 1 dari 5 peranan manusia yang Tuhan ingin kita lakukan.
    Person – Partner – Parents – Provider – Proclaimer.
    Jangan ijinkan dunia menelan habis anak-anak kita, melalui media dan pengajaran yang menyusupi konten nya. Foundation daripada anak-anak kita harus kuat. Edukasi hanya mengajarkan knowledge, tapi tidak mengajarkan karakter yang baik. Yes, history penting, tapi humility jauh lebih penting. Yes trigonometri penting, tapi bukankah attitude dan submissive towards authority jauh lebih penting. Peranan kita sebagai orang tua harus menjadi pelengkap dan penyeimbang bahkan pusat dari setiap pertumbuhan jasmani dan rohani anak-anak kita.

    Kl bukan kita siapa lagi, kl bukan sekarang kapan lagi.

  3. Rio Hutagalung Reply

    Artikel yang manis sekali. setiap kita seharusnya sadar bahwa kita terlahir adalah karena adanya kasih. ya kasih Tuhan tentu yang pertama dan kasih eros antara mama dan papa kita. kemudian kita juga bertumbuh karena kasih mereka dalam memelihara kita. kemudian yuk hitung berkat-berkat yang kita dapat tiap hari. bukankah itu juga bukti bahwa kita dikasihi? nah semakin kita bisa menghitung berkat seperti pemberian, sambutan hangat dari teman dan lain2 maka kita akan semakin sadar ternyata kita dicintai. barulah setelah kita menyadari indahnya cinta kita bisa hidup didalamnya.
    sao yuk kita jadi duta cinta untuk menyebarkan semakin banyak cinta agara semua orang bisa merasakan syukur yang sama karena cinta.

  4. Stepanus Reply

    Dari cerita inspirasi diatas, peranan orangtua sangat penting utk perkembangan karakter anak karena kalau anak berhasil orangtua pasti senang & kalau anak tidak berhasil orangtua pasti susah. Sikap & tindakan orangtua dalam rumah tangga harus menjadi contoh & teladan bagi perkembangan anak krn kalau tidak sangat berbahaya karena anak akan cari figur lain diluar keluarga. Juga harus diperhatikan bagi orangtua untuk tidak memanjakan anak karena tidak mendidik perkembangan anak.

  5. Abdiel Moses Reply

    Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa peran orang tua itu sangat berpengaruh dan penting bagi seorang anak. Banyak orang tua jaman sekarang yang terlalu sibuk dengan urusan atau kerjaanya masing-masing tanpa memikirkan atau dapat meluangkan waktu bersama dengan anak-anaknya. Untuk itu perlu adanya kasih dari orang tua dimana hanya meluangkan waktu bersama dengan anak-anaknya. Terlepas dari kitab wahyu bahwa ada waktunya dimana anak-anak akan berontak kepada orang tuanya. Tetapi hal tersebut dapat di minimalisir dengan peran orang tua atau kasih kepada anak-anaknya. Dimana terdapat di dalam alkitab bahwa orang tua harus mengajarkan dan mendidik anak-anaknya berulang-ulang kali. Untuk itu orang tua harus dapat mendidik dengan benar anak-anaknya. Berapa banyak jaman sekarang orang tua mendidik anaknya dengan mengiyakan keinginan anak-anaknya sehingga anak-anak tersebut tersesat dan terjebak dalam pengaruh luar dsb. Padahal yang perlu di dapatkan dari seorang anak ialah kasih orang tua nya.

  6. Irman Reply

    Peranan orang tua dalam kehidupan anak sangat penting. Karena orang tua adalah teladan yg paling dilihat oleh anak ketika di rumah.

  7. sandra Reply

    Menurut saya perhatian org tua mmg sangat penting dan sesibuk apapun hrs memberikan wkt yg terbaik untuk anak2nya..
    karna itu adalah modal anak2 dlm menghadapi dunia luar…agar tdk mudah terpengaruh…
    pengalaman saya,sy sll quality time dg anak saya setiap weekend baik jalan2 ke mall maupun nonton bisoskop…dan saat kami quality time kami tdk sibuk dg hp kami tp kami benar2 mamnfaatkan wkt kami dg santai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *