Dari Hal yang Buruk, Lahir Hal yang Indah

Delapina Home - Momen Inspirasi

Sesuatu yang buruk tidak selalu mengeluarkan hal yang buruk pula. Sebagai contoh, jika kita melihat kepompong yang penampilannya tidak cantik, tetapi dari kepompong itu keluar kupu-kupu yang cantik. Jadi, jangan pernah mengecilkan masa-masa sulit yang tampak tidak indah karena banyak hal indah justru lahir dari masa-masa yang tidak indah ini.

Saat berusia 10 tahun, ayah Johann Sebastian Bach neninggal dunia.  la menjadi anak yatim piatu.  la pindah ke kota lain dan diasuh oleh kakak laki-lakinya. Pada usia 15 tahun, ia terpaksa keluar dari rumah kakaknya karena jumlah anggota keluarga mereka terus bertambah. Sangat menyedihkan.

Akhirnya, pemuda yang menyukai musik ini, menikah dan memiliki 7 anak dari istri pertamanya dan 13 anak dari istri kedua. Dari semua anak Bach, 10 orang di antara mereka meninggal ketika masih muda dan 1 orang meninggal setelah berusia 20 tahun, 1 orang cacat mental, dan akhirnya Bach sendiri buta dan lumpuh. Masa kecil Bach tidaklah indah.  Malapetaka dan kesulitan datang terus-menerus, silih berganti, mulai dari ayahnya meninggal hingga satu demi satu anaknya juga meninggal. Namun, hal yang sangat mengherankan, dari berbagai peristiwa tidak indah yang dialami Bach, lahir musik yang sangat indah. Bahkan lebih dari itu, semua musik Bach berisi hal-hal positif dan ucapan syukur.

Rupanya, suatu kali dalam keputusasaannya menghadapi kesulitan dan kesedihan yang bertubi-tubi, sebagai manusia ia sudah tidak kuat lagi. Namun, tiba-tiba terjadi sesuatu yang tidak biasa, ia merasakan sentuhan kasih Allah. Sepertinya hal ini terdengar mustahil, tetapi setelah itu, hidupnya berubah dari pahit menjadi manis. Sepertinya masa lalu yang buruk tidak berkuasa merusak masa depannya. Ini merupakan hal yang sangat indah!  Kasih Tuhan mengubah hidupnya, dari penderitaan menjadi ucapan syukur, dari kekecewaan menjadi senandung yang indah… luar biasa!

Inilah kekuatan kasih yang tidak hanya membuat idup kita berarti, tetapi juga dapat mengubah masa depan kita menjadi indah. Jika hidup Johann bisa diubah secara drastis oleh kasih, rasanya setiap kita pun dapat mengalami hal yang sama.

Apa yang kamu pelajari dari momen inspirasi saat ini? Ketik & bagikan ceritamu di bagian komentar.

Sumber : Buku Momen Inspirasi oleh Andreas Nawawi

Read More Posts from Momen Inspirasi

6 thoughts on “Dari Hal yang Buruk, Lahir Hal yang Indah

  1. Rio Hutagalung Reply

    Tidak pernah ada rancangan Allah yang gagal. masalahnya adalah apakah kita mau menerima kekurangan dan kondisi keadaan kita saat ini. sekaligus menyadari potrensi/ talenta yang Tuhan beri dalam diri kita? menerima dan mensyukuri berkat akan memudahkan kita melihat masa depan dengan lebih baik dan kita bisa menggenapi setiap rancangan Allah dalam diri kita

  2. No Name Reply

    Setiap dari kita di ciptakan unik dan berbeda dengan yang lain nya. Jangan merasa kurang beruntung oleh karna kita melihat hidup orang lain mungkin lebih baik. Ada banyak hal simpel yang kita jadikan alasan untuk bersyukur tiap hari nya.

  3. Jenderal Hambali Reply

    saat tangan Tuhan merenda, kadang kita juga sulit utk mengerti apa yang terlihat di depan mata – krn seringkali keadaan dan situasi begitu sulit dan mencekam.
    Tapi ternyata justru di saat seperti itu, asal kita percaya terus, maka sedikit lagi kita akan dapat melihat hasil rajutan yang sangat indah, yang tidak pernah dimengerti sebelumnya, tidak pernah dibayangkan dan tidak pernah kita dengar sebelumnya.

  4. Abdiel Moses Reply

    Kasih itu dapat memberikan harapan” baru kepada kita, dengan kita terus mengucap syukur maka Tuhan akan memberi harapan kepada kita. Kunci utama dari kisah cerita ini adalah bagaimana kita harus tetap mengucap syukur dalam segala kondisi dan keadaan yang terus terjadi dalam hidup kita. Jangan mengeluh, semua yang terjadi di dalam hidup kita itu semua menjadi perkenanan Tuhan

  5. Sandra Reply

    Segala sesuatu tdk hanya dilihat dr kasat mata krn setiap nasib atau takdir sesorang ditentukan dr diri sendiri apakah ingin menjadi sukses atau gagal..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *