Pulau Pribadi

Ada satu pulau pribadi yang hanya dapat dikunjungi oleh orang tertentu. Pulau itu terletak di tengah lautan luas, terpisah jauh dari daratan. Untuk tiba di pulau itu, diperlukan waktu 20 menit dari pusat kota London dengan menggunakan helikopter. Pulau itu sangat indah. Dari jauh sudah terlihat bangunan rumah yang sangat anggun dikelilingi taman luas yang sangat cantik. Bunga warna-warni bertebaran di sana.

Di sisi lain rumah itu terbujur kolam renang “edgeless” yang tampak menyatukan antara laut dan langit.  Tampak amat indah.  Masuk lebih dalam ke rumah, kita akan disuguhi perabotan modern dengan gaya anggun dan mahal. Dua belas mini teater menyuguhkan berbagai macam film dilengkapi kursi empuk seakan menenggelamkan kita apa-bila duduk di atasnya. Selain itu, masih banyak lagi perabotan yang indah dan mahal.

Rumah ini disebut “Causeway Retreat“, tempat rehabilitasi mental khusus untuk para eksekutif, biayanya $20 ribu per minggu, atau setara dengan 180 juta rupiah.

“Di sana hanya ada 15 kamar.  Jadi, tidak heran jika sudah banyak orang antri ingin menggunakan fasilitas itu,” ujar Brendan Quinn, Managing Director tempat rehabilitasi itu. “Mereka ingin dirawat, tetapi tidak ingin hal itu diketahui orang lain,” lanjutnya. “Mereka adalah orang sibuk dan terkenal sehingga tidak terbuka bagi semua orang. Selain memberikan obat penenang bagi mereka, kami juga bersedia mendengarkan keluhan mereka. Inilah yang menyembuhkan mereka.”

Masalah pribadi akan terselesaikan apabila kita berani mengungkapkannya. Keterbukaanlah yang akan menyelesaikan masalah kita. Kita tidak perlu membayar mahal. Asal berani terbuka, dan mengakui kesalahan kita pada orang yang tepat, kita akan terlepas dari perasaan bersalah yang menekan kita.

Apa yang kamu pelajari dari momen inspirasi saat ini? Ketik & bagikan ceritamu di bagian komentar.

Sumber : Buku Momen Inspirasi oleh Andreas Nawawi

Read More Posts from Momen Inspirasi

5 thoughts on “Pulau Pribadi

  1. Audi Hambali Reply

    jangan ada satu atau lain hal yang ditutupi, and there shouldn’t be any hidden agendas. Sekali lagi belajar mengenai ketulusan dan mau terbuka, terutama kepada anak atau istri kita yg kita kasihi.

  2. Rio Hutagalung Reply

    Banyak orang hidup dengan topeng. seolah mereka kaya tapi ternyata sakit didalam. dan sayangnya kepura-puraan mereka ini justru akan membuat mereka semakin menderita. Sebenarnya salah satu cara menghilangkan stress adalah dengan cara tidak menipu diri sendiri. terbukalah dan berceritalah karena kita makhluk sosial. sehingga kita tidak menanggung beban itu sendiri dan bersikaplah apa adanya tidak ada manusia yang tidak punya masalah so terima keadaan dan berjalanlah dengan benar untuk menyelesaikannya. bukankah masalah juga bisa jadi satu cara Tuhan mendewasakan kita dan cara ajaib Tuhan untuk menjadikan kita berkat bagi sekeliling????

  3. sandra Reply

    saya tipkal org yg selalu mau cerita kepada org lain jk menghadapi masalah krn sy tipe org yg cpt stress jk sy tdk dpt memecahkan masalah shg sy hrs mencari org yg sy percaya dan tepat dlm menyelesaika masalah saya.
    krn besar dan kecilnya masalah atau kesalahan yg kita hadapi akan terasa ringan jika kita terbuka kepada org lain.
    krn dg bercerita atau mengungkapkan masalah yg kuta hadapi akan mendapat solusi dan inspirasi dr org lain ketimbang kita berdiam diri dan memikirkan sendiri.

  4. Heri Lumanto Reply

    Ada pepatah atau ungkapan bahwa Diatas langit masih ada langit, jadi janganlah kita merasa tinggi, serba bisa dan serba mampu, ada saat-saat dimana kita harus menundukan diri untuk belajar dari yang lebih tahu atau mencari mentor yang bisa kita percaya dan khususnya berintegritas di bidang dimana masalah yang kita hadapi, merendahkan hati dan jangan pernah menyerah karena kita manusia di desain bukan untuk gagal, karena dalam kehidupan manusia itu pada dasarnya tidak ada kegagalan, yang ada adalah pengalaman, dan pengalaman akan menambah pengetahuan, kedewasaan dan kebijaksanaan, sehingga kita akan selalu punya optimisme untuk bisa memecahkan masalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *